Erick Dier Menjadi Kapten Inggris



Kapten Materi? Eric Dier Mungkin Dan Inggris Harus Menyerahkan Armband On A Permanent Base

Manajer Inggris Gareth Southgate telah mengumumkan Eric Dier untuk menjadi kapten Three Lions untuk pertandingan persahabatan dengan Jerman pada 10 November.

Dier, 23, yang telah mewakili Inggris lebih dari 20 kali, diberi ban kapten karena pick-up Harry Kane, Jordan Henderson dan Gary Cahill-Southgate, semuanya cedera.

Gelandang Spurs menjadi kapten tim yang relatif tidak berpengalaman dengan efek bagus Situs judi online Terpercaya karena Tammy Abraham dan Ruben Loftus-Cheek melakukan debut internasional mereka dalam hasil imbang 0-0 yang menghibur melawan Jerman di stadion Wembley.

Dier menjadi pemain ke-6 kapten Inggris di bawah Southgate, yang jelas sangat terbuka terhadap gagasan dan pemikiran orisinil. Sementara Kane diperkirakan akan memimpin tim di Piala Dunia 2018 di Rusia, berikut beberapa kualitas yang membuat Dier lebih fit sebagai kapten.
Kedewasaan Tinggi

Pada hanya 23, Dier telah menerima 22 caps untuk Inggris dan telah menunjukkan kematangan tinggi bila dibandingkan dengan sebagian besar rekan Inggrisnya.

Pemain tengahnya adalah pemain mapan di samping sekarang dan mengerti permainan dengan sangat baik. Setelah menunjukkan pemahaman yang hebat, Dier dapat didekati dan secara taktis cerdas, mampu berkomunikasi dengan baik baik dengan manajer maupun rekan satu timnya.

Serbaguna

Pemain muda Spurs memiliki tingkat pekerjaan yang luar biasa, bertahan dalam pertahanan, dan berjalan hampir sepanjang pertandingan. Dia yakin posisinya yang terbaik berada di lini tengah namun secara tidak egois beralih antara bek kanan, bek tengah dan gelandang sentral untuk klub dan negara kapan pun dibutuhkan.

Pesepakbola yang cerdas, Dier selalu menempatkan tim terlebih dahulu terlepas dari di mana ia bermain dan mencoba mempengaruhi permainan dengan membuat kehadirannya terasa. Untuk semua fleksibilitas dan sikap tanpa pamrihnya, dia adalah aset besar yang harus dimiliki dalam tim.
Komunikator yang baik

Kapten hebat seperti Carles Puyol di Barcelona atau Philipp Lahm bersama Bayern Munich bukanlah satu-satunya orang yang menyindir tapi pikiran dingin untuk menangani situasi sulit dalam permainan. Puyol dan Lahm telah mendapatkan penghormatan universal dan di Dier, seseorang dapat melihat kemungkinan kemiripan besar dengan duo tersebut.

Gelandang bukan sosok bintang orang seperti Harry Kane tapi bergaul dengan rekan setimnya dan membentuk ikatan yang kuat. Faktanya adalah bahwa tim Spurs saat ini di bawah Mauricio Pochettino ditumpuk dengan pemain internasional Inggris, yang membuat Dier sangat cocok untuk ban kapten.

Kontrol Emosional

Kapten besar dan tokoh inspirasional umumnya memiliki kontrol emosional karena tidak pernah membiarkan hasrat penting mereka membahayakan tim. Salah satu tokoh yang muncul adalah Dier; kerendahan hatinya yang sederhana membuatnya menjadi pemain yang bisa didekati untuk semua orang pada suatu saat.

Pertarungan yang dikendalikan oleh Dier dengan Diego Costa Chelsea di final Piala Liga 2015 adalah satu dari sekian banyak contoh pemain yang membela dirinya dan untuk melindungi rekan setimnya di Spurs. Gelandang tersebut mungkin sembrono sesekali dengan tackle tapi jarang kehilangan ketenangannya.

Jika Inggris ingin menjadikannya besar di Rusia tahun depan, Southgate harus memahami sifat Dier dan menjadikannya kapten untuk memimpin Three Lions.